Para Pesepakbola dan Bisnis Unggulan Mereka

Sepertinya gaji mingguan atau bulanan yang terbilang sudah cukup besar masih tidak cukup untuk para pemain sepak bola yang masih mencari sumber pemasukan dari hal-hal lain selain sepak bola. Gaji yang per minggunya sudah terbilang sangat besar tidak jarang dijadikan modal oleh para pemain bola populer sekarang ini untuk memulai merancang sebuah produksi baru. Produksi-produksi inilah yang nantinya akan mereka jadikan sarana promosi untuk mereka sendiri selain sebagai pemasukan tambahan untuk kehidupan mereka. Siapa-siapa saja pemain sepak bola populer di dunia yang memiliki produk mereka sendiri?

Profesi Yang Dijalankan Para Pemain Sepak Bola setelah Pensiun

Ada masanya ketika para pemain bola profesional harus gantung sepatu. Dalam masa gantung sepatunya ini para pesepakbola ini sudah seharusnya memiliki pekerjaan atau kegiatan alternatif lain yang masih bisa menghasilkan keuntungan bagi mereka, supaya mereka dapat tetap bertahan hidup. Dari berbagai profesi, mayoritas pesepakbola profesional akan kembali ke dunia sepak bola untuk mengisi masa pensiunnya.

Para-Pesepakbola-dan-Bisnis-Unggulan-Mereka

Banyak pesepakbola yang setelah pensiun memilih untuk menjadi pelatih atau asisten pelatih. Pengalaman dan motivasi yang telah didapat ketika mereka masih bermain dapat mereka jadikan acuan untuk melatih. Selain melatih, profesi lain yang masih berhubungan dengan sepak bola misalnya menjadi komentator dalam pertandingan dan menganalisis statistik pertandingan sepak bola. Profesi ini mungkin dapat dikatakan sebagai pengamat sepak bola.

Tidak jarang pula pesepakbola yang telah pensiun mencoba peruntungannya sebagai pebisnis. Bisnis-bisnis yang dicetus oleh para pesepakbola ini juga sering menjadi brand-brand populer dunia dengan penjualan yang bisa dibilang bersaing. Hal ini terjadi akibat besarnya jumlah fans sepak bola di dunia ini. Meskipun banyak yang tertarik untuk berprofesi sebagai pebisnis, banyak pensiunan pemain sepak bola profesional yang takut akibat mereka tidak tahu bagaimana pemasaran dan hal-hal lain yang berhubungan dengan bisnis. (Ingin menjadi penyerang sepak bola yang handal? Klik di sini)

Padahal, para pemain ini seharusnya tidak perlu pusing lagi soal pemasaran produk-produknya. Popularitas mereka sendiri sudah menjadi salah satu aspek pemasaran yang sudah mereka miliki. Penggemar berat pemain-pemain ini pastinya akan tertarik untuk mengoleksi atau mendatangi bisnis-bisnis baru yang dijual oleh pemain-pemain ini.

Beberapa Brand Original dari Pesepakbola Kenamaan Dunia

Meskipun produk-produk olahraga ternama seperti Nike atau Adidas masih rutin mengeluarkan produk dengan branding pemain-pemain terbaik dunia, keuntungan yang didapat pemain yang diendorse produk-produk tersebut tidak sebanding jika mereka membuka bisnis mereka sendiri.

  • CR7 Underwear (Cristiano Ronaldo)

Siapa yang tidak kenal pesepakbola yang satu ini. Beragam penghargaan besar serta piala bergengsi di dunia sepak bola telah ia raih sepanjang karirnya. Ronaldo juga mengalami banyak perubahan dalam penampilannya. Hal ini dapat dilihat dari perubahan penampilannya semenjak ia bermain lama di Manchester United dan akhirnya pindah ke Real Madrid. Dari yang semula terlihat seperti anak muda yang kurang rapih, Ronaldo berubah menjadi salah satu sosok paling gagah dan maskulin di dunia sepak bola.

Cristiano-Ronaldo-Dan-Celana-Dalamnya

Seakan tidak puas dengan berbagai prestasinya di bidang olahraga, Cristiano Ronaldo yang menginspirasi mencoba peruntungannya di bidang fashion pria. Sepertinya ia tidak mau kalah soal fashion dengan mantan kekasihnya, Irina Shayk yang adalah seorang top model dunia. Di 2013, bekerja sama dengan perusahaan Denmark bernama JBS, Cristiano membuat brandnya sendiri yang berfokus pada produk-produk pakaian dalam pria. Diberi nama CR7 Underwear, Cristiano Ronaldo seperti ingin menunjukkan pada dunia bahwa pakaian dalam adalah sebuah hal paling penting untuk kenyamanan beraktivitas sehari-hari.

  • A-Z (Zlatan Ibrahimovic)

Pemain bola sukses nan kontroversial asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, sepertinya masih ingin mengeksplor kemampuannya sebagai seorang yang profesional. Setelah bermain dan mencetak beragam prestasi di hampir seluruh liga besar di Eropa, Ibrahimovic mencoba mengeksplor dirinya sebagai seorang pebisnis dengan mengeluarkan clothing line rancangannya sendiri.

A-Z, clothing line miliknya yang diluncurkan pada musim panas 2016, dikhususkan untuk produk-produk pakaian pria secara general. Produk-produk dari A-Z memiliki desain minimalis namun terlihat sangat kasual dan tentunya nyaman untuk dikenakan sebagai pakaian di berbagai kegiatan.

  • FIVE Supply (Rio Ferdinand)

Pemain bertahan legendaris Manchester United dan timnas Inggris, Rio Ferdinand, mengisi masa pensiunnya dari dunia sepak bola dengan menjadi pebisnis. Rio Ferdinand mencoba peruntungannya dalam dunia bisnis sejak tahun 2009, dan sampai saat ini bisnisnya masih menjadi favorit banyak orang.

Ferdinand menamakan brandnya yang berfokus pada produk-produk topi untuk pria dengan nama FIVE Supply mengikuti nomor punggungnya ketika ia masih berkostum Manchester United. Jenis-jenis topi yang ia jual dalam FIVE Supply mencakup topi-topi kasual seperti snapback dan trucker hat. Ia juga masih setia dan memperhatikan dunia sepak bola dengan membuat majalah olahraga FIVE Magazine.

  • Cafe Football (Gary Neville dan Ryan Giggs)

Senada dengan Rio Ferdinand, dua pemain mantan setimnya di Manchester United, Gary Neville dan Ryan Giggs, juga mencoba peruntungan dalam berbisnis, namun kali ini di dunia restoran. Kecintaan Neville dan Giggs pada sepak bola seakan tak luntur dimanapun mereka berkarir.

Cafe-Football-(Gary-Neville-dan-Ryan-Giggs)

Neville dan Giggs berkolaborasi untuk mewujudkan Cafe Football, sebuah bisnis restoran yang dari namanya saja sudah dapat diyakini bahwa semua di dalamnya kemungkinan besar berhubungan dengan sepak bola. Cafe Football yang sebelumnya sudah memiliki dua cabang di London dan Manchester, dilebarkan cakupannya hingga ke Singapura yang adalah salah satu negara Asia dengan fans Liga Inggris yang cukup banyak. Cafe atau Restoran ini didesain senyaman mungkin bagi para pecinta sepak bola dengan menu-menu andalan dengan tema sepak bola yang dapat disantap sembari menonton pertandingan-pertandingan kelas dunia di cafe ini.

  • No Fuchs Given (Christian Fuchs)

Nama Christian Fuchs mungkin tidak sepopuler pemain-pemain sepak bola di atas, namun dalam dunia fashion pria, Fuchs patut disegani. Pemain Leicester City yang satu ini memiliki cakupan yang cukup luas untuk produk fashionnya. Diberi nama No Fuchs Given, produk-produk keluaran brandnya ini didesain sekasual mungkin dengan artwork-artwork modern bermotif tengkorak.

Secara filosofis, Fuchs mengungkapakan bahwa artwork bermotif tengkorak di desain produknya sangat berkaitan dengan jati diri seseorang yang seharusnya menjadi dirinya sendiri tanpa terpengaruh dengan tekanan-tekanan dari masyarakat luas. Motif tengkorak banyak digunakan sebagai bentuk pemberontakan akan masyarakat luas. No Fuchs Given memiliki berbagai produk yang tidak hanya dikhususkan untuk pria dewasa saja. Produk-produk untuk wanita dan aksesoris lainnya juga tersedia di No Fuchs Given.

Brand-brand di atas menunjukkan bahwa pengaruh sepak bola terhadap sejumlah aspek kehidupan ternyata cukup besar. Dengan produk-produk fashion, para pesepakbola di atas juga terlihat seperti ingin menunjukkan siapa jati diri mereka sebenarnya lewat desain yang berbeda menurut rancangan mereka sendiri. Selain itu, cafe yang dicetuskan oleh Neville dan Giggs juga menjadi bukti bahwa sepak bola bahkan sudah dapat digabungkan dengan kegiatan bersosialisasi masyarakat tertentu, khususnya pecinta sepakbola.